Langsung ke konten utama

The Elder Scroll IV : Oblivion Remastered telah Hadir

Review The Elder Scroll IV : Oblivion Remastered


Rilisnya The Elder Scroll IV : Oblivion Remastered menjadi kejutan bagi para fans The Elder Scroll yang sudah menunggu 2 dekade. Meski dicap "remaster" game ini memberikan pengalaman bermain yang unik dari game original sebelumnya, sehinhgga dapat memberikan pemain kepuasan dan mengenang kembali game lama dalam visual yang lebih modern dilengkapi dengan Unreal Engine 5 dan tentunya mekanisme yang berbeda dari sebelumnya.

 


Tapi dengan beberapa hal yang menarik yang disebutkan tadi terdapat beberapa hal aspek yang kurang dari game ini. Tetapi sebelum memberitahukan itu, kami akan menjelaskan sedikit ringkasan dari game ini.

Jalan Cerita

Bagi kamu yang mungkin belum pernah memainkan / familiar dengan gamenya, setiap seri mempresentasikan suatu era penting dalam sejarah Tamriel yang menjadi latar utama franchisenya. Game ini menjadi penutup dari ketiga era seri sebelumnya, semua seri tersebut berlatar alur maju menempatkan Skyrim sebagai game sekuel dari The Oblivion.

Sama seperti game prekuelnya Skyrim, kamu mengambil peran sebagai protagonis yang tak dikenal tanpa ada latar belakang yang jelas. Karakter anda dapat dikostumisasi sesuai selera anda dan memiliki beragam ras yang bisa anda pilih. Cerita dimulai saat protagonis berada di penjara, tapi takdirmu berubah karena suatu kebetulan di saat Uriel Septim VII serta para pengawalnya harus melewati rute rahasia di penjara yang berada di ruanganmu. Karena kebetulan ini, takdir sang protagonis berubah, di mana sang Emperor yang mendapatkan ramalan sebelumnya bahwa sang protagonis dapat menyelamatkan kerajaannya.

Setelah keluar dari penjara, petualangan besarmu akan dimulai di sebuah dunia open world yang bernama Cyrodiil akhirnya dimulai. Petualanganmu bebas dapat melakukan apa saja meski mengemban misi penting untuk mengubah masa depan Tamriel. Dengan open world ini anda dapat mengeksplorasi dengan sangat bebas dengan map yang sangat luas, berbagai varian misi sampingan dan hadiah yang rewarding kepada para pemain. 

Meski begitu terdapat beberapa kekurangan dari game ini, dimana map yang sangat luas ini ada beberapa area terbuka dan kosong. Jadi tidak semua tempat akan diisi dengan penjelajahan yang menarik maupun misi untuk lahan kosong tersebut. Selain itu, game ini masi terdapat beberapa bug dari game sebelumnya yang dimana tidak pernah diperbaiki hanya sekadar mereplikasi kembali, sehingga saya beranggapan bahwa developer malas dengan adanya waktu 2 dekade merupakan waktu yang lebih dari cukup untuk memperbaikinya, tetapi disisi lain, para pemain veteran mengapresiasi bug tersebut karena sudah menjadi ciri khas dari game originalnya.

Beberapa aspek gamenya juga kebanyakan diambil dari game Skyrim sehingga para fans merasa tidak terlalu takjub saat bermain game ini. Setidaknya ada satu kelebihan dominan yaitu kualitas visualnya yang benar-benar takjub mulai dari perombakan karakter, desain bangunan, tekstur, model mob dan masih banyak lagi yang dirubah sesuai dengan kualitas visual di era sekarang ini.

Kesimpulan

Game ini memberi kesempatan pada gamer untuk mencicipi salah satu RPG open-world yang ikonik pada masanya dengan visual yang lebih modern untuk menyesuaikan era saat ini. Meski tidak bisa dibilang sempurna game ini memenuhi ekspetasi kami untuk memainkan gamenya, karena telah membawa visual memukau dan gameplay yang lebih disempurnakan. Meski intinya ini semua kembali lagi ke ekspetasimu saat memainkan gamenya, karena pada intinya kamu dapat memainkan gamenya dengan vibe game yang hampir 2 dekade lalu.

Jika tertarik untuk memainkannya kini sudah tersedia di PlayStation 5, Xbox Series dan PC dalam versi standar di harga IDR699 ribu dan Deluxe Edition IDR 829 ribu. Kamu juga bisa memainkannya langsung selama berlangganan akses Xbox atau PC Game Pass.


Untuk mencari gamenya di PC bisa melalui link ini 

Komentar

Baca juga yang lain

Siapa Pencipta Game Sigma? Game Yang Mirip Free Fire Ini Dihapus Dari Play Store!

Siapa Pencipta Game Sigma? Game Yang Mirip Free Fire Ini Dihapus Dari Play Store!   Pada akhir tahun 2022, dunia game mobile sempat dihebohkan dengan kemunculan sebuah game battle royale bernama Sigma. Game ini langsung menarik perhatian karena tampilannya yang sangat mirip dengan Free Fire, salah satu game terpopuler dari Garena. Namun, tak lama setelah naik daun sampai didownload oleh jutaan orang, Sigma tiba-tiba menghilang dari Play Store. Lalu siapa sebenarnya pencipta game Sigma, dan kenapa game ini ditarik dari peredaran? Siapa Pencipta Game Sigma? Sigma Battle Royale dikembangkan oleh Studio Arm Private Limited, sebuah studio pengembang game yang berbasis di Vietnam. Meski sebelumnya kurang dikenal, nama mereka tiba-tiba viral karena Sigma dianggap sebagai versi ringan dari Free Fire. Ukuran file yang kecil membuatnya digemari oleh para pengguna HP dengan spesifikasi rendah. Namun, kemiripan Sigma dengan Free Fire justru menjadi bumerang bagi Studio Arm Private Limited. ...

Rekomendasi Game 2025

Dolls Nest – Game Action Mecha Bergaya Anime Terbaru Siap Rilis Bulan Depan Halo Dattioners! Kalian tau gak kalau game anime bergenre Action Mecha akan dirilis bulan depan! Tepatnya di tanggal 23 April 2025. Nah, pastinya Dattioners harus liat nih spek pc atau laptop kalian. Spek Minimal : OS : Windows 10 64 bit Processor : Intel Core i5-8400 Storage : 30 GB tersedia Memory : 16 GB RAM Graphics : NVIDIA GeForce GTX 1650 / AMD Radeon RX 6400 DirectX : Version 12 Rekomendasi Spek : OS : Windows 10/11 64 bit Processor : Intel Core i7-8700 Storage : 30 GB tersedia Memory : 16 GB RAM Graphics : NVIDIA GeForce GTX 1060 / AMD Radeon RX 590 DirectX : Version 12 Spek yang dibutuhkan itu di level mid-range saja jadi kalian bisa tunggu game ini rilis di Steam pada tanggal 23 April 2025. Tapi bang! Emangnya game ini seru? Pake nanya, seru dong (seru untuk yang penikmat Clank Clank Clank 😋). Jadi yuk, kita sama sama intip gameplay game ini. Gimana pendapat Dattioners? Apakah kalian tertarik untuk...